“ 6 TAHUN PENGABDIAN TANPA BATAS : KAPOLRES KOBAR APRESIASI DRIVER AMBULANCE, GARDA KEMANUSIAAN YANG JADI PAHLAWAN SUNYI ”

“ 6 TAHUN PENGABDIAN TANPA BATAS : KAPOLRES KOBAR APRESIASI DRIVER AMBULANCE, GARDA KEMANUSIAAN YANG JADI PAHLAWAN SUNYI ”

TARGET OPERASI - Kotawaringin Barat :

    Bukan sekadar peringatan hari jadi, namun sebuah momentum penuh makna. Itulah yang tampak dalam Anniversary Ke-6 Driver Ambulance Kabupaten Kotawaringin Barat yang digelar di Agro Wisata Tani Subur, Pangkalan Tiga, Minggu pagi (14/09/2025).

    Acara tersebut turut dihadiri langsung oleh Kapolres Kobar, AKBP Theodorus Priyo Santosa, S.I.K., yang memberikan penghormatan dan apresiasi kepada para pengemudi ambulance atau pahlawan kemanusiaan yang sering bekerja dalam sunyi, tanpa sorot lampu kamera, namun selalu ada di garda terdepan saat nyawa manusia dipertaruhkan. “Selamat Anniversary Ke-6 untuk para driver ambulance. Semoga selalu diberikan kesehatan, keselamatan, dan semangat dalam mengemban tugas mulia ini,” ungkap Kapolres penuh haru.

    Driver ambulance bukan sekadar sopir. Mereka adalah penentu cepat atau lambatnya nyawa bisa tertolong. Dalam hitungan menit, bahkan detik, mereka berpacu dengan waktu, jalanan, dan keselamatan pasien. Di balik sirine yang meraung, ada ketegangan, doa, dan pengabdian tanpa batas.

    Kapolres Kobar mengingatkan bahwa tugas para driver ambulance bukan hanya soal keterampilan mengemudi, tetapi juga kesabaran, disiplin, dan kepedulian sosial. “Mereka ini adalah pahlawan sunyi. Tanpa mereka, pelayanan kesehatan akan pincang. Maka sudah selayaknya kita memberikan penghormatan setinggi-tingginya,” tambahnya.

    Tak hanya sekadar menghadiri, Kapolres juga menekankan pentingnya silaturahmi dan sinergi antara Polri dan driver ambulance. Kehadiran polisi dalam mendukung kelancaran mobilitas ambulance di jalan raya, termasuk pengaturan lalu lintas, diharapkan semakin mempererat persaudaraan dan kerja sama.

“Semoga Polres Kobar bersama para driver ambulance dapat terus menjalin hubungan harmonis, sehingga tercipta kolaborasi yang kuat demi kemanusiaan,” tuturnya.

    Melalui kegiatan ini, masyarakat juga diajak untuk lebih menghargai keberadaan ambulance di jalan raya. Memberikan jalan, mendukung kelancaran, dan tidak menghalangi ambulance adalah bentuk nyata kepedulian yang bisa menyelamatkan nyawa.

    Kapolres berpesan, “Ketika sirine ambulance berbunyi, itu bukan sekadar suara bising. Itu adalah suara harapan, suara kehidupan yang harus kita dahulukan.”

    Anniversary ke-6 Driver Ambulance Kobar ini akhirnya bukan hanya menjadi momen selebrasi, tetapi juga panggung edukasi dan pengingat bahwa di balik tugas mulia para driver, ada nilai besar tentang kemerdekaan hidup, kepedulian sosial, dan persaudaraan kemanusiaan.

( SUBAN / IMAM )